Pencegahan HIV AIDS Virus

Pencegahan HIV AIDS VirusPenyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau sindrome penurunan kekebalan tubuh yang didapat adalah infeksi yang disebabkan oleh virus Penyakit HIV Aids (Human Immunodeficiency Virus). Penyakit HIV/AIDS merujuk pada keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai macam penyakit dapat menyerang dan sangat sulit untuk disembuhkan. Hampir semua penderita AIDS berakhir dengan kematian.

Pencegahan HIV AIDS Virus

Pencegahan HIV AIDS Virus

Gejala HIV AIDS

1. Gejala dan ciri-ciri Mayor (Umum Terjadi)

– Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
– Demensia/ HIV ensefalopati
– Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan
– Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
– Penurunan kesadaran dan gangguan neurologis

2. Gejala dan ciri-ciri Minor (tidak umum terjadi)

– Limfadenopati generalisata
– Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita
– Retinitis virus sitomegalo
– Herpes simpleks kronis progresif
– Batuk menetap lebih dari 1 bulan
– Dermatitis generalisata
– Adanya herpes zostermultisegmental dan herpes zoster berulang
– Kandidias orofaringeal

Cara Mencegah HIV/AIDS

Cara pencegahan HIV AIDS Virus yaitu menghindari terinfeksi oleh HIV, antara lain sebagai berikut :

  • Setia pada pasangan
  • Hindari penggunaan jarum suntik bersama-sama
  • Bila ingin menggunakan alat tusuk seperti akupuntur, tato, melubangi telinga dan sebagainya pastikan bahwa alat-alat yang dipakai telah disucihama
  • Bila ingin melakukan transfusi darah, pastikan bahwa darah tidak tercemar HIV

Perlu diketahui, bahwa HIV merupakan virus yang tidak tahan hidup diluar tubuh. HIV tidak dapat ditularkan melalui hubungan sosial biasa seperti pergaulan sehari-hari, bersalaman, menggunakan kolam renang atau kamar mandi bersama-sama. Virus HIV juga tidak bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk atau serangga lainnya.

PENGERTIAN HIV dan AIDS

Persepsi masyarakat mengenai penyakit HIV Aids adalah sama namun mempunyai beberapa arti yang berbeda. HIV merupakan Human Immunodeficiency Virus yang jika seseorang mengalami serangan infeksi HIV maka disebut sebagai pengidap penyakit HIV positif dan artinya adalah bahwa penyakit HIV ini sudah masuk ke dalam aliran darah dan akan berada di dalam aliran darah mereka. Virus dari HIV ini bekerja untuk merusak sistem imunitas tubuh yang terjadi selama bertahun-tahun. Dan penyakit AIDS merupakan Acquired Immune Deficiency Syndrome. AIDS merupakan penyakit yang muncul akibat dari tubuh sudah tidak mempunyai imunitas atau daya tahan dari serangan virus HIV tadi.

FAKTOR RESIKO HIV AIDS

Penyakit HIV Aids bisa saha menyerang semua orang yang beresiko besar adalah :

  1. Proses transfusi darah yang mengandung virus HIV.
  2. Menggunakan jarum suntik yang tidak steril, digunakan dengan bersamaan pada  mereka para pengguna narkoba sunti.
  3. Melakukan hubungan seksual dengan bebas, dan tidak setiap pada pasangan, serta tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual.
  4. Penularan dari Ibu hamil ke calon bayi, dan dari ibu menyusui ke anak.

Penyakit HIV Aids merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan dan sangat berbahaya untuk kita. Pada sekitar lingkungan kita, hal ini harus diwaspadai dengan lebih hati-hati. Jika kita sudah memahami akan HIV dan virusnya serta cara penuilarannya maka sebaiknya ita menjaga diri dengan cara melakukan pencegahan HIV Aids virus. Cara melakukan pencegahan HIV Aids Virus salah satunya adalah dengan menerapkan pola hidup yang sehat yakni adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi tinggi, selain itu melakukna olahraga dan juga melakukan pergaulan dengan cara yang sehat. Selain itu, beberapa tindakan yang bisa dilakukan sebagai pencegahan HIV Aids virus adalah dengan melakukan hubungan seksual hanya pada pasangan Anda saja.

Jika seseorang mengidap penyakit HIV Aids maka ia dianjurkan unutk minum obat anti-retroviral yang sesuai dengan resep dokter. Jika tidak minum obat Aids ini  maka virus HIV akan menjadi semakin parah dan juga menjadi semakin ganas. Konsekuensi dari virus HIV akan mengalami perkembangan yang tinggi dan bisa membuat virus kebal dengan obat yang diberikan. Pada akhirnya obat Aids ini sudah tidak akan berfungsi dengan baik lagi dan sudah tidak bermanfaat. Pasien penderita biasanya harus ketergantungan pada obat-obatan yang bisa lebih kompleks serta lebih mahal dan pada beberapa negara tidak tersedia.

Beberapa dari jenis obat anti-retroviral yang lebih baru membuat penyakit HIV Aids menjadi suatu penyakit yang kronis dibeberapa negara maju. Dan walaupun demikian, Pusat Pemberantasan Penyakit Amerika (CDC) mengatakan bahwa di Amerika sendiri pasien penderita penyakit HIV Aids penderitanya tidak mau minum obat tersebut. Menurut CDC hanya sekitar 69 prsen pasien saja yang positif terkena HIV yang mau beroba, dan 59 persen berobat untuk seterusnya. Dan selan itu juga hanya sekitar dari 28 persen orang Amerikan hidup dengan HIV dengan mendapatkan sarana pengobatan secukupnya saja untuk membuat virus HIV menjadi tidak terdeteksi lagi di dalam darah mereka.

Pencegahan HIV AIDS Virus


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Pengobatan Hiv/Aids, Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bagi Penderita Hiv/Aids, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Pencegahan HIV AIDS and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *