Pencegahan HIV AIDS

Pencegahan HIV AIDS – Acquired Immune Deficiency Syndrome (Penyakit AIDS) adalah kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kkebalan tubuh. Penyebabnya adalh Human Immonodeficiency Virus (HIV).

Cara Penularan HIV

  • Melalui hubungan seksual dengan orang yang terjangkit virus HIV
  • Pemakaian jarum suntik bekas orang yang terinfeksi virus HIV
  • Menerima transfusi darah yang tercemar HIV
  • Ibu hamil yang terinfeksi virus HIV

PENULARAN HIV AIDS

Di Indonesia, penularan HIV/AIDS paling banyak melalui hubungan seksual yang tidak aman serta melalui jarum suntik (bagi pecandu narkoba). Sesudah terjadi infeksi HIV, penderita awalnya tidak memperlihatkan gejela-gejala khusus. Setelah beberapa minggu, orang yang terinfeksi akan sering menderita penyakit ringan sehari-hari seperti flu atau diare. Pada periode 3 sampai 4 tahun kemudian penderita tidak memperlihatkan gejala khas atau disebut sebagai periode tanpa gejala, pada saat ini penderita merasa sehat dan dari luar juga tampak sehat. Sesudahnya, tahun ke 5 atau ke 6 mulai timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut, serta terjadi pembengkakan di kelenjar getah bening dan pada akhirnya bisa terjadi berbagai macam penyakit infeksi, kanker dan bahkan kematian.

Pencegahan HIV AIDS

Pencegahan HIV AIDS

Penyakit HIV Aids menyerang kekebalan tubuh manusia dan membuatnya menjadi semakin lemah. Orang yang mengidap penyakit HIV Aids ini biasanya akan menjadi lebih rentan untuk terkena infeksi dari opurtunistik atau juga lebih mudah terserang penyakit tumor. Walaupun penanganan yang sudah dilakukan bisa membantu untuk melambatkan terjadinya perkembangan virus di dalam tubuh, namun penyakit ini hingga saat ini memang belum diketahui obatnya. Gejala Aids pertama yang  muncul adalah demam selama 3-6 minggu. Semua tergantung dari daya tahan tubuh. Dan jika keadaan tubuh membaik pada penderita HIV Aids, namun biasanya dalam jangka waktu beberapa tahun kemudian akan secara perlahan sistem kekebalan tubuhnya akan menurun dan akan mengalami serangan demam yang terjadi berulang.

TES HIV

Cara mengetahui seseorang menderita serangan infeksi penyakit HIV Aids adalah dengan melakukan tes HIV. Layanan dari tes HIV serta konseling ini disebut VCT atau Voluntaru Counselling and testing. Test HIV ini biasanya dilakukan dengan tes darah untuk memastikan apakkah adanya suatu antibodi dari HIV dalam sample darah. Tes HIV Aifds ini sifatnya adalah sukarela dan sangat rahasia. Sebelum Anda melakukan tes HIV, maka sebaiknya lakukan konseling terlebih dahulu untuk mengetahui mengenai resiko dari infeksi dari perilaku selama ini dan bagaimana selanjutnya harus menyikapi jika sudah mengetahui hasil yang keluar dari test HIV. Untuk mendapatkan tes yang cepat maka bisa juga dilakukan dengan menggunakan tes selaput lendir mulut.

Pemberian jenis obat anti-retroviral pada penderita HIV Aids adalah bertujuan untuk menekan perkembangan dari Virus HIV yang ada di dalam tubuh sehingga orang yang mengalami infeksi HIV aids akan bisa terbebas dari gejala aids. Namun suatu hal yang harus diketahui, hal ini bukan berarti Anda sembuh, melainkan hanya mengurangi gejalanya saja. Tetapi penderita HIV Aids ini masih bisa menularkan penyakit HIV Aids pada orang lain.

PENCEGAHAN HIV AIDS

Upaya yang dilakukan dalam hal pencegahan HIV Aids secara umum adalah dengan memberikan informasi mengenai penyakit HIV Aids kepada kelompok orang yang beresiko tinggi dalam terkena serangan penyakit ini. Informasi yang diberikan adalah mengenai pola penyebaran dari virus HIV Aids sehingga dengan lebih mudah mengetahui cara pencegahan HIV Aids virus.

Pencegahan HIV Aids dari ibu ke anak dilakukan dengan jika ibu hamil yang mengidap penyakit ini maka bisa menularkan virus pada janinnya. Penularan yang terjadi pada pada proses saat bayi masih dalam kandungan atau saat melakukan persalinan dan disaat bayi sudah dilahirkan. Pencegahan yang dilakukan adalah menganjurkan ibu hamil sebaiknya tidak hamil.

Pencegahan HIV Aids jangka panjang dilakukan dengan mengubah pola perilaku masyarakat dengan melakukan kegiatan yang bisa meningkatkan norma agama dan juga sosial sehingga bisa lebih bertanggung jawab. Yang dimaksud dengan pencegahan HIV Aids jangka panjang adalah :

  1. Jangan melakukan hubungan seksual diluar nikah.
  2. Menghindari hubungan seksual dengan tuna susila.
  3. Menghindari hubungan seksual dengan orang yang mempuyai pasangan seksual banyak.
  4. Menghindari hubungan seksual dengan mereka yang mempunyai resiko tinggi menularkan Aids.
  5. Jangan melakukan hubungan seksual anogenital.
  6. Menggunakan kondom saat sedang melakukan hubungan seksual.

Pencegahan HIV AIDS

Cara yang paling aman untuk Pencegahan HIV AIDS agar tidak terinfeksi HIV dan terkena AIDS adalah :

  • Melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang tetap (tidak berganti-ganti pasangan seksual)
  • Hindari hubungan seksual di luar nikah
  • Gunakan kondom jika melakukan hubungan seksual beresiko tinggi
  • Hindari transfusi darah yang tidak jelas sumber asalnya
  • Gunakan alat-alat medis dan nonmedis yang terjamin steril

 Pencegahan HIV AIDS

Posted in Pencegahan HIV AIDS | Tagged , , , , , | Comments Off

Cara Mencegah Penyakit AIDS Secara Umum

Cara Mencegah Penyakit AIDS Secara Umum  – AIDS adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena infeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan kerusakan yang terjadi di dalam tubuh dan tidak bisa diobati dengan hany sistem imun tubuh, sehingga menyebabkan penderitanya mengalami resiko berbagai penyakit. Penyakit AIDS hingga saat ini belum ditemukan obat untuk membasminya. Oleh sebab itu, penyakit AIDS ini merupakan salah satu penyakit yang mematikan yang bisa menyebabkan penderitanya meninggal dunia karena belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit AIDS ini.

Cara Mencegah Penyakit AIDS Secara Umum

Cara Mencegah Penyakit AIDS Secara Umum

Lalu apa penyebab penyakit AIDS in? Penyakit AIDS disebabkan karena virus HIV. Cara penularan penyakit AIDS juga ditularkan melalui darah dan juga melalui cairan tubuh oleh mereka yang sudah terinfeksi untuk jangka waktu yang lama. Kemudian virus ini akan menyebar melalui darah, melalui hubungan seksual, dan juga melalui inseminasi buatan.

GEJALA HIV AIDS

Biasanya orang yang terserang penyakit HIV Aids pada awalnya tidak mengetahui bahwa mereka mengalami penyakit hiv aids. Hal ini diakibatkan karena tidak ada gejala khas yang nampak terlihat setelah proses infeksi terjadi. Dan beberapa orang yang mengalami gangguan pada kelenjar biasanya akan menimbulkan suatu efek seperti demam dengan suhu badan yang tinggi, gatal-gatal, serta nyeri sendi dan juga gejala aids pembengkakan yang terjadi pada limpa yang bisa saja terjadi dibagian seroconversion. Seroconversion merupakan salah satu tempat untuk membentuk antiboti akibat dari serangan HIV dan biasanya terjadi sekitar enam minggu sampai tiga bulan dari proses serangan infeksi pertama yang terjadi.

Memeriksakan diri ke dokter jika Anda merasakan terkena suatu infeksi penyakit HIV Aids. Sebaiknya hindarilah tempat yang bisa membuat tubuh mengalami serangan penyakit aids. Dan jangan melakukan hubungan badan serta mencgah kehamilan yang terjadi, jika ingin melakukan donor darah sebaiknya memeriksakan keadaan darah pertama kali, memeriksakan sperma dan juga organ tubuh lainnya. Dan sebagai tambahan yang lainnya adalah, infeksi dari serangan penyakit HIV Aids tidak bisa ditularkan lewat jabat tangan atau berpelukan. Selain itu, makanan, toilet, alat makan dan juga kolam renang bukanlah media untuk menularkan penyakit HIV Aids.

CARA MENCEGAH AIDS

Cara mencegah penyakit AIDS secara umum bisa Anda lakukan dengan tidak melakukan hubungan seksual secara bebas, dengan tidak menggunakan jarum suntik yang bergantian, pada usaha tato di badan sebaiknya selalu mengganti jarum setiap kali akan menato tubuh seseorang.

Cara mencegah penyakit AIDS secara umum dilakukan sejak dini supaya resiko terjadinya penyakiit ini juga akan semakin jauh dan juga seharusnya pencegahan ini dilakukan dan diterapkan sebagai pedoman. Cara mencegah penyakit AIDS dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi yang cukup, melakukan olahraga dan mendapatkan istirahat yang cukup.

Cara mencegah penyakit AIDS secara umum lainnya melalui psikis dilakukan dengan berusaha untuk mengatasi stress Anda, karena masalah stress merupakan salah satu masalah yang bisa menyebabkan berbagai penyakit datang ke dalam  tubuh. Memperhatikan kebersihan bagian organ vital Anda. Pemakaian jarum suntik yang dilakukan secara bersmaan dan juga semua alat yang terkena darah penderita harus disterilkan terlebih dahulu dengan larutan natrium hipoklorit 0,2% untuk mencegah resiko terjadinya penyakit HIV AIDS. Jangan melakukan kontak seksual dengan orang yang mengidap penyakit AIDS.

Perlunya tingkat kewaspadaan yang tinggi untuk melakukan pencegahan HIV Aids adalah suatu hal yang sangat penting dilakukan. Prinsip ini biasanya dikenal dengan istilah prinsip kewaspadaan umum. Prinsip in berisi mengenai suatu pedoman yang umum tentang bagaimana cara mengendalikan infeksi yang terjadi untuk melindungi dari para pekerja medis, pasien atau juga orang lainnya sehingga mereka bisa terhindar dari serangan penyakit yang menyebar lewat darah serta cairan tubuh.

Pencegahan HIV Aids  dengan melakukan prinsip kewaspadaan umum adalah :

  1. Cara menangani serta membuang benda tajam yang bisa menimbulkan luka, tusukan atau serta sayatan. Dan termasuk dalam benda-benda ini adalah jaruk, jaruk hipodermik, pisau bedah, gunting, alat infus, gergaji, pecahan kaca, dan juga benda tajam lainnya.
  2. Pencegahan hiv aids yang lain adalah membersihkan tangan Anda dengan menggunaikan sabun dan juga air sebelum atau setelah melakukan proses operasi khususnya untuk dokter dan perawat serta petugas kesehatan lainnta.
  3. Pakailah pelindung seperti sarung tangan, jbah, masker, kacamata pelindung yang jika terpaksa harus tetap kontak langsung dengan darah dan juga cairan tubuh.
  4. Pencegahan HIV Aids dengan membersihkan peralatan kerja dan juga alat lainnya yang mengalami kontaminasi.
  5. Membersihkan tempat tidur, seprai yang kotor, lantai yang kotor dan dibersihkan dengan cara yang tepat.

Selain itu, pola hidup yang sehat dan setia pada pasangan merupakan salah satu hal yang penting juga yang harus dilakukan untuk menghindari dan mencegah terjadinya serangan penyakit HIV Aids yang mematikan.

Cara Mencegah Penyakit AIDS Secara Umum

Posted in Pencegahan HIV AIDS | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pencegahan HIV AIDS Di Indonesia

Pencegahan HIV AIDS Di IndonesiaHIV merupakan nama dari virus penyebab penyakit AIDS. Sedangkan, penyakit AIDS adalah penyakit yang ditimbulkan oleh adanya penurunan kekebalan tubuh hingga ke level terendah akibat infeksi HIV.

Pencegahan HIV AIDS Di Indonesia

Pencegahan HIV AIDS Di Indonesia

Cara Penularan HIV AIDS

HIV menular melalui hubungan seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis, pinjam meminjam alat suntik (jarum, semprit, kapas, tempat mengaduk) di antara para pengguna narkoba, transfusi darah dan transplantasi organ yang tidak diskrining, tato, tindik, dan penularan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan dan menyusui.

Karena itu mereka yang beresiko tinggi terinfeksi HIV adalah :

  1. Wanita dan pria yang berganti-ganti pasangan seks, para pekerja seks dan langganannya dan mereka yang melakukan hubugan seks tidak wajar (melalui dubur dan mulut)
  2. Para pengguna narkoba yang memakai alat suntik secara bergantian
  3. Bayi yang dikandung, dilahirkan dan disusui oleh ibu yang tertular HIV
  4. Transfusi darah dan transplantasi organ tubuh yang tidak diskrining, akupuntur, ditindik, ditato dengan alat yang tercemar HIV.

Di luar tubuh manusia, HIV sangat cepat mati. HIV mudah mati oleh air panas, sabun dan bahan pencuci hama lain. Karena itu HIV tidak dapat menular lewat udara seperti virus lain, misalnya influenza. HIV juga dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil dalam air mata, air liur, cairan otak, keringat dan air susu ibu. HIV juga tidak menembus kulit yang utuh, yaitu kulit yang tidak lecet atau luka.

Karena itu hal-hal yang tidak menularkan HIV adalah sebagai berikut :

  • Bersenggolan atau berjabatan tangan dengan pengidap HIV
  • Bersentuhan dengan pakaian atau barang lain bekas penderita HIV
  • Penderita AIDS bersih atau batuk-batuk didepan kita
  • Mencium pipi dan dahi
  • Berenang di kolam renang atau menggunakan WC yang sama
  • Melalui makanan atau minuman, gigitan nyamuk dan serangga lain.

CARA MENCEGAH HIV AIDS

Pencegahan HIV AIDS Di Indonesia

  • Tidak berhubungan seks dengan orang yang terinveksi virus HIV. Berganti-ganti pasangan seksual sangat beresiko tinggi mudah tertular virus HIV.
  • Pastikan bahwa darah yang akan di transfusi steril dari kontaminasi virus HIV.
  • Penyalahgunaan narkoba dengan jarum suntik sangat mudah sekali menularkan virus HIV.
  • Setiap alat yang di gunakan untuk orang banyak yang beresiko membawa virus HIV harus disterilkan terlebih dahulu dengan menggunakan lisol, detol, atau alkohol.
  • Orang-orang yang memiliki kebiasaan seks bebas, bertato, pemakaian narkoba dengan jarum termasuk mereka yang beresiko tinggi terkena AIDS. Untuk itu perlu mengubah kebiasaan untuk hidup lebih sehat dan aman.
  • Pernikahan dengan orang-orang yang memiliki riwayat pekerjaan atau kebiasaan hidup beresiko tinggi tertular HIV sebaiknya dilakukan tes HIV AIDS.

Pencegahan HIV Aids di Indonesia salah satunya dilakukan dengan tujuan untuk memustuskan mata rantai dari proses infeksi penyakit Aids dengan cara menggunakan alat kontrasepsi kondom dalam melakukan hubungan seskual yang beresiko tinggi, sebaiknya menghindari seks bebas, dan setia pada pasangan merupakan cara yang sangat diharuskan untuk diterapkan. Pencegahan lainnya adalah dengan tidak menggunakan jarum suntik dengan bersammaan atau jangan mengonsumsi narkoba apalagi jenis narkoba suntik atau juga penggunaan dari jarum tatto yang tidak steril. Pencegahan HIV Aids untuk ibu kepada anak adalah jangan memberikan ASI, dan memastikan terlebih dahulu darah Anda jika Anda ingin mendonorkan darah. Karena hingga saat ini penyakit Aids belum ada obatnya dan jika ada obatnya maka obat tersebut sifatnya adalah mengurangi gejala aids yang muncul sehingga penderita tidak terlalu merasa sakit merasakan serangan penyakit  aids ini.

Pencegahan HIV Aids yang di lakukan di Indonesia adalah dengan menghilangkan kesan negatif dari penyakit HIV Aids dan juga menghilangkan tindakan diskriminasi pada penderita Aids yang biasanya disebabkan oleh sebagian besar dari masyarakat karena ketidakpahaman mereka mengenai penyakit aids ini. Selain itu juga penyebab lainnya adalah karena anggapan masyarakat yang menyebutkan bahwa penyakit HIV Aids merupakan penyakit kutukan. Lalu cara pemerintah melakukan tindak pencegahan adalah dengan memberikan penyuluhan atau sosialisasi mengenai penyakit HIV Aids. Masyarakat serta keluargan sebaiknya jangan mendiskriminasi penderita Aids. Namun sebaiknya cara yang dilakukan adalah dengan memberikan rasa sayang, mendekati, dan juga mensupport mereka.

Selain itu, salah satu bentuk kepedulian pemerintah tentang bagaimana cara mencegah penyakit HIV Aids ini sudah diperkuat dengan adanya Program Aku Bangga Aku Tahu. Suatu gerakan kampanye untuk menyuarakan pencegahan dari penyebaran infeksi HIV dan Aids yang ditujukan untuk kaula muda berusia 15-24 tahun. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu meningkatkan pengetahuan mereka mengenai HIV Aids agar mereka bisa menjaga dan menghindari diri dari serangan penyakit mematikan ini. Perlunya perhatian lebih dalam memahami penyakit HIV aids merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Pencegahan HIV AIDS Di Indonesia

Posted in Pencegahan HIV AIDS | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pencegahan HIV AIDS Virus

Pencegahan HIV AIDS VirusPenyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau sindrome penurunan kekebalan tubuh yang didapat adalah infeksi yang disebabkan oleh virus Penyakit HIV Aids (Human Immunodeficiency Virus). Penyakit HIV/AIDS merujuk pada keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai macam penyakit dapat menyerang dan sangat sulit untuk disembuhkan. Hampir semua penderita AIDS berakhir dengan kematian.

Pencegahan HIV AIDS Virus

Pencegahan HIV AIDS Virus

Gejala HIV AIDS

1. Gejala dan ciri-ciri Mayor (Umum Terjadi)

- Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
- Demensia/ HIV ensefalopati
- Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan
- Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
- Penurunan kesadaran dan gangguan neurologis

2. Gejala dan ciri-ciri Minor (tidak umum terjadi)

- Limfadenopati generalisata
- Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita
- Retinitis virus sitomegalo
- Herpes simpleks kronis progresif
- Batuk menetap lebih dari 1 bulan
- Dermatitis generalisata
- Adanya herpes zostermultisegmental dan herpes zoster berulang
- Kandidias orofaringeal

Cara Mencegah HIV/AIDS

Cara pencegahan HIV AIDS Virus yaitu menghindari terinfeksi oleh HIV, antara lain sebagai berikut :

  • Setia pada pasangan
  • Hindari penggunaan jarum suntik bersama-sama
  • Bila ingin menggunakan alat tusuk seperti akupuntur, tato, melubangi telinga dan sebagainya pastikan bahwa alat-alat yang dipakai telah disucihama
  • Bila ingin melakukan transfusi darah, pastikan bahwa darah tidak tercemar HIV

Perlu diketahui, bahwa HIV merupakan virus yang tidak tahan hidup diluar tubuh. HIV tidak dapat ditularkan melalui hubungan sosial biasa seperti pergaulan sehari-hari, bersalaman, menggunakan kolam renang atau kamar mandi bersama-sama. Virus HIV juga tidak bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk atau serangga lainnya.

PENGERTIAN HIV dan AIDS

Persepsi masyarakat mengenai penyakit HIV Aids adalah sama namun mempunyai beberapa arti yang berbeda. HIV merupakan Human Immunodeficiency Virus yang jika seseorang mengalami serangan infeksi HIV maka disebut sebagai pengidap penyakit HIV positif dan artinya adalah bahwa penyakit HIV ini sudah masuk ke dalam aliran darah dan akan berada di dalam aliran darah mereka. Virus dari HIV ini bekerja untuk merusak sistem imunitas tubuh yang terjadi selama bertahun-tahun. Dan penyakit AIDS merupakan Acquired Immune Deficiency Syndrome. AIDS merupakan penyakit yang muncul akibat dari tubuh sudah tidak mempunyai imunitas atau daya tahan dari serangan virus HIV tadi.

FAKTOR RESIKO HIV AIDS

Penyakit HIV Aids bisa saha menyerang semua orang yang beresiko besar adalah :

  1. Proses transfusi darah yang mengandung virus HIV.
  2. Menggunakan jarum suntik yang tidak steril, digunakan dengan bersamaan pada  mereka para pengguna narkoba sunti.
  3. Melakukan hubungan seksual dengan bebas, dan tidak setiap pada pasangan, serta tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual.
  4. Penularan dari Ibu hamil ke calon bayi, dan dari ibu menyusui ke anak.

Penyakit HIV Aids merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan dan sangat berbahaya untuk kita. Pada sekitar lingkungan kita, hal ini harus diwaspadai dengan lebih hati-hati. Jika kita sudah memahami akan HIV dan virusnya serta cara penuilarannya maka sebaiknya ita menjaga diri dengan cara melakukan pencegahan HIV Aids virus. Cara melakukan pencegahan HIV Aids Virus salah satunya adalah dengan menerapkan pola hidup yang sehat yakni adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi tinggi, selain itu melakukna olahraga dan juga melakukan pergaulan dengan cara yang sehat. Selain itu, beberapa tindakan yang bisa dilakukan sebagai pencegahan HIV Aids virus adalah dengan melakukan hubungan seksual hanya pada pasangan Anda saja.

Jika seseorang mengidap penyakit HIV Aids maka ia dianjurkan unutk minum obat anti-retroviral yang sesuai dengan resep dokter. Jika tidak minum obat Aids ini  maka virus HIV akan menjadi semakin parah dan juga menjadi semakin ganas. Konsekuensi dari virus HIV akan mengalami perkembangan yang tinggi dan bisa membuat virus kebal dengan obat yang diberikan. Pada akhirnya obat Aids ini sudah tidak akan berfungsi dengan baik lagi dan sudah tidak bermanfaat. Pasien penderita biasanya harus ketergantungan pada obat-obatan yang bisa lebih kompleks serta lebih mahal dan pada beberapa negara tidak tersedia.

Beberapa dari jenis obat anti-retroviral yang lebih baru membuat penyakit HIV Aids menjadi suatu penyakit yang kronis dibeberapa negara maju. Dan walaupun demikian, Pusat Pemberantasan Penyakit Amerika (CDC) mengatakan bahwa di Amerika sendiri pasien penderita penyakit HIV Aids penderitanya tidak mau minum obat tersebut. Menurut CDC hanya sekitar 69 prsen pasien saja yang positif terkena HIV yang mau beroba, dan 59 persen berobat untuk seterusnya. Dan selan itu juga hanya sekitar dari 28 persen orang Amerikan hidup dengan HIV dengan mendapatkan sarana pengobatan secukupnya saja untuk membuat virus HIV menjadi tidak terdeteksi lagi di dalam darah mereka.

Pencegahan HIV AIDS Virus

Posted in Pencegahan HIV AIDS | Tagged , , , , , | Leave a comment